ASAL PENDUDUK DAN NAMA DESA
Pada saat Belanda menguasai Indonesia pada Perang Dunia ke II. Pulau jawa sudah padat penduduknya sedangkan Pulau Sumatra dan lainya masih banyak lahan lahan yang belum terjamah manusia. Pada tahun 1935/1936 Dengan Programnya pemerintahan Belanda Memindahkan penduduk dari Pulau Jawa ke pulau Sumatra yang terkenal dengan sebutan Kolonisasi.
Warga Desa Gunungrejo awalnyapun berasal dari beberapa warga yang mengikuti program tersebut, adapun asal mereka dari beberapa daerah di Jawa Tengah yang meliputi Kutoarjo(grabak), Kebumen, Gunungkidul, Solo dan lainya serta beberapa orang lainya dari jawa Barat.
Saat mereka pertama kali menginjakan kaki di Gunung rejo, Gunung rejo masih merupakan Rawa-rawa dan Hutan Belantara. Dengan kondisi perekonomian yang sangat memprihatinkan mereka harus mampu untuk berusaha dapat mempertahankan kelangsungan hidup mereka, maka mereka membuat tempat tinggal yang merupakan tempat tinggal alternatif secara berkelompok yang kemudian terkenal dengan sebutan AMPRAHAN/BEDENGAN, dan mereka membuka hutan dan rawa untuk dijadikan lahan pertanian sebagai mata pencaharian mereka.
Seiring dengan berjalanya waktu makin bertambah pula orang yang datang, sehingga makin luas Hutan belantara dan Rawa-rawa yang menjadi lahan pertanian yang Subur, dan perekonomian merekapun makin meningkat ditengah peperangan yang masih bergejolak Para sesepuh membentuk satu pedukuhan dengan nama GUNUNGREJO yang berarti Gunung yang makmur/Subur. Asal nama di ambil dari kondisi daerah yang merupakan pegunungan/perbukitan. Adapun Status Pedukuhan Gunung rejo tersebut pada waktu itu masih menginduk pada Desa Wayharong.
SEJARAH KEPEMIMPINAN DESA GUNUNGREJO
Sejak Tahun 1938 Pedukuhan Gunungrejo dipimpin oleh Bapak Wiryo Senjoyo, dalam kurun waktu +10 tahun. Dengan dibantu oleh Bapak Wono Drono, Bapak Kromo, Bapak Arsanom, Bapak Sari Anom, Bapak Maryadi dan warga lainya bersama-sama merintis dan memperjuangkan Pedukuhan Gunungrejo agar bisa memisahkan diri dari Desa Way Harong dan menyelenggarakan Pemerintahan sendiri. Namun sebelum perjuangan merekan mancapai hasil Bapak Wiryo Senjoyo meninggal Dunia, dan perjuangannya diteruskan oleh keturunannyan yang bernama Bapak Hardjo Diwirjo.
Pada tahun 1948 perjuangan mereka membuahkan hasil dengan diadakannya Pemilihan Kepala Desa yang pertama, dengan para calaon :
- Bapak Karto Wirono
- Bapak Rusdan
- Bapak Hardjo diwiryo
- Bapak Sadali
Dari pemilihan ini terpilih sebagai Kepala Desa Yang Pertama adalah Bapak Hardjo Diwiryo bin Wiryo Senjoyo, yang memimpin selama + 20 Tahun (1948-1968).
Dari tahun 1968 Desa Gunungrejo di pimpin oleh Kepala Desa yang kedua yang bernama Bapak MS.Affandi bin Abdullah Umar dengan mengangkat Bapak Amat Basyori sebagai Djarik/ Sekretaris Desa.
Sebelum sampai pada masa jabatan Periode ini Bapak MS. Affandi meninggal Dunia pada tahun 1971 yang kemudian diteruskan Oleh Bapak Amat Basyori sampai dengan tahun 1978.
Pada tahun 1978 Desa Gunungrejo mengadakan pemilihan Kepala desa kembali dengan 2 orang calon yaitu :
- Bapak Arsid Karim
- Bapak Kanan Ikhsan
Dalam pemilihan ini terpilihlah Bapak Arsid Karim, yang kemudian menjabat sebagai kepala Desa yang ke 4 sampai dengan tahun1987.
Dari Tahun 1987-1990 Desa Gunungrejo dipimpin Oleh Pejabat samantara yaitu Bapak Giono Bin Marto.
Pada tahun 1990 Desa Gunungrejo mengadakan pemilihan Kepala desa kembali dengan calon yaitu Bapak HasyimS. melawan Kotak Kosong, yang kemudian secara mutlak dimenangkan oleh Bapak Hasyim S. yang menjabat Kepala Desa Yang ke 5 selama 8 Tahun. Pada Periode inilah desa Gunung rejo mengalami perubahan yang sangat signifikan dengan Pembangunan baik di bidang Struktur dan Infrastruktur, pada periode ini masyarakat Desa Gunung rejo mulai merasakan dampak dari keberhasilan pembangunan dengan adanya Program AMD, bantuan sarana Air Bersih, Puskesmas, Listrik Masuk Desa, Jalan Tembus Desa, Pendidikan Tingkat Pertama ( Madrasah Tsanawiyah Darul Falihin) dan sarana-sarana Desa lainnya serta upaya Peningkatan Pendapatan Perkapita penduduk dengan mengembangkan Usaha Industri Genteng.
Bapak Hasyim menyelesaikan jabatannya pada tahun 1998.
Dari tahun 1998-2000 Desa Gunungrejo dipimpin Oleh Pejabat samantara yaitu Bapak Dariyo
Pada tahun 2000 Desa Gunungrejo mengadakan pemilihan Kepala Desa kembali dengan 2 orang calon yaitu
- Bapak Abdul Hamid
- Bapak Zaini
Pada pemilihan ini Bapak Abdul hamid terpilih sebagai Kepala Desa yang ke-6 sampai dengan tahun 2008.
Pada tahun 2008 Desa Gunungrejo mengadakan pemilihan Kepala Desa kembali dengan 3 orang calon yaitu :
- Bapak Nurhidayat
- Bapak Jamin
- Bapak Sugiatno
Pada pemilihan ini Bapak Nurhidayat terpilih sebagai Kepala Desa Gunung rejo yang ke 7.
Dari tahun Agustus 2014 – Mei 2015 Desa Gunungrejo dipimpin Oleh Pejabat samantara yaitu Bapak Purwito.
Pada tahun 2015 Desa Gunungrejo mengadakan pemilihan Kepala Desa kembali dengan 3 orang calon yaitu :
- Bapak Nurhidayat
- Bapak Bambang Irawan
- Bapak Susilo Budi Triwanto,SE
Pada pemilihan ini Bapak Susilo Budi Triwanto,SE terpilih sebagai Kepala Desa Gunung rejo yang ke-8






0 komentar:
Posting Komentar